Cangkang Telur Berkerut, Amankah Dikonsumsi?
Telur ayam berkerut seringkali bikin ragu, terutama saat memilih di pasaran. Bentuk cangkangnya yang tidak mulus, bergelombang, bahkan terlihat kusut membuat Anda terkadang bertanya, “apakah telur seperti ini masih aman dikonsumsi atau justru berbahaya?”
Nah, daripada penasaran, yuk cek informasi seputar abnormalitas telur berkerut, penyebab dan penjelasan apakah aman untuk dikonsumsi di bawah ini.
Apa Itu Telur Ayam Berkerut?
Telur ayam berkerut adalah kondisi di mana permukaan cangkang telur tidak rata seperti telur pada umumnya. Teksturnya bisa tampak bergelombang, berlipat, atau berkerut di beberapa bagian. Abnormalitas ini termasuk dalam cacat fisik pada cangkang telur, bukan pada isi telur. Secara kasat mata, memang tampilannya kurang menarik, tapi belum tentu kualitas isinya bermasalah.
Dalam dunia peternakan unggas, kondisi telur ayam berkerut bukanlah hal yang langka. Telur seperti ini masih sering ditemukan, baik di peternakan skala kecil maupun besar. Yang penting, kita perlu tahu apa penyebabnya sebelum langsung menyimpulkan soal keamanannya.
Penyebab Cangkang Telur Berkerut
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan telur ayam memiliki cangkang berkerut, yaitu:
Usia Ayam Petelur
Ayam yang sudah cukup tua biasanya mengalami penurunan fungsi organ reproduksi, sehingga proses pembentukan cangkang tidak lagi sempurna. Akibatnya, cangkang telur bisa terlihat tidak rata.
Stres pada ayam
Stres bisa berasal dari perubahan cuaca ekstrem, kepadatan kandang, suara bising, atau gangguan lingkungan lainnya. Saat ayam stres, proses pembentukan cangkang di saluran reproduksi bisa terganggu, sehingga menghasilkan telur dengan permukaan berkerut.
Kekurangan Nutrisi, Terutama Kalsium dan Vitamin D
Kalsium berperan penting dalam pembentukan cangkang telur. Jika asupan nutrisi tidak seimbang, kualitas cangkang telur bisa menurun, termasuk munculnya tekstur berkerut.
Gangguan Kesehatan atau Infeksi Ringan pada Ayam
Beberapa penyakit tertentu dapat mempengaruhi kinerja organ reproduksi ayam, meskipun ayam masih terlihat sehat secara umum. Hal ini juga bisa memicu munculnya telur ayam berkerut.
Baca Juga: Fenomena Kuning Telur Ganda, Begini Prosesnya!
Apakah Telur Ayam Berkerut Aman Dikonsumsi?
Kabar baiknya, telur ayam berkerut pada umumnya tetap aman dikonsumsi, selama tidak ada tanda-tanda kerusakan lain. Cangkang yang berkerut tidak otomatis menandakan telur busuk atau terkontaminasi.
Yang perlu Anda perhatikan adalah kondisi telur secara keseluruhan. Pastikan tidak ada bau menyengat, cangkang tidak retak parah, dan isi telur tidak berubah warna atau berlendir saat dipecahkan. Jika bagian dalam telur masih jernih dan kuning telurnya utuh, maka telur ayam tersebut masih layak konsumsi.
Perlu diingat, abnormalitas ini hanya terjadi pada bagian luar cangkang. Isi telur yang menjadi sumber protein dan nutrisi, umumnya tetap sama kualitasnya dengan telur bercangkang normal.
Cara Menyikapi Telur Berkerut dengan Bijak
Sebagai konsumen, penting untuk tidak hanya menilai telur dari tampilannya saja. Edukasi tentang kondisi telur ayam berkerut bisa membantu kita mengurangi food waste dan lebih bijak dalam memilih bahan pangan. Selama telur disimpan dengan baik dan berasal dari peternakan yang menjaga kualitas produksi, telur berkerut tetap bisa menjadi pilihan yang aman dan bergizi.
Nah, itulah penjelasan seputar abnormalitas telur ayam berkerut, mulai dari penyebab hingga keamanannya untuk dikonsumsi. Jadi, Anda nggak perlu langsung khawatir saat menemukan telur dengan cangkang berkerut, karena pada dasarnya tetap aman selama kondisinya masih baik.
Kalau Anda ingin mendapatkan telur ayam berkualitas dari peternakan terpercaya dengan kontrol mutu yang ketat, pastikan memilih produk dari Agrosari Farm.
Yuk, pilih telur segar yang aman dikonsumsi hanya melalui Agrosari Farm.