infeksi bakteri salmonella pada telur

Tips Memastikan Telur Terhindar Dari Bakteri Salmonella

  • Agrosari Farm

Mengonsumsi telur ayam memang praktis dan bergizi, tapi di balik itu ada risiko kesehatan yang perlu diwaspadai, salah satunya bakteri salmonella. Bakteri ini kerap menjadi penyebab gangguan pencernaan akibat telur yang terkontaminasi. Karena itu penting bagi Anda untuk memahami asal-usulnya, bahaya yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan agar telur yang dikonsumsi tetap aman dan berkualitas.

 

Apa Itu Salmonella?

Salmonella adalah bakteri patogen yang sering ditemukan pada produk hewani mentah, terutama telur ayam dan daging unggas. Bakteri ini bisa menempel di permukaan cangkang telur akibat kontak dengan kotoran ayam atau lingkungan yang tidak higienis. 

Bahkan dalam kondisi tertentu, salmonella dapat masuk ke dalam telur sebelum cangkang terbentuk sempurna. Karena tidak terlihat secara kasat mata dan tidak selalu menimbulkan bau, telur yang tampak normal pun bisa saja terkontaminasi.

 

Penyebab Kontaminasi Salmonella pada Telur

Kontaminasi salmonella dapat terjadi di berbagai tahap, mulai dari peternakan hingga ke tangan konsumen. Lingkungan kandang yang kotor, kualitas air yang tidak higienis, serta peralatan pengumpulan telur yang tidak steril menjadi faktor utama penyebaran bakteri. 

Selain itu, proses penyimpanan dan distribusi yang tidak memperhatikan suhu juga mempercepat pertumbuhan bakteri. Penanganan telur yang kurang tepat, seperti pencucian dengan air kotor atau penyimpanan di suhu ruang terlalu lama, turut meningkatkan risiko kontaminasi.

 

Bahaya Salmonella Jika Terkonsumsi

Jika telur yang mengandung salmonella dikonsumsi, bakteri ini dapat menyebabkan salmonellosis. Gejalanya meliputi diare, mual, muntah, demam, sakit kepala, hingga kram perut yang muncul dalam rentang 6–48 jam setelah konsumsi. 

Pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan daya tahan tubuh lemah, infeksi ini bisa berkembang menjadi lebih serius dan memerlukan penanganan medis khusus. Oleh karena itu, keamanan telur ayam tidak boleh diabaikan.

 

Baca Juga: Mengenal Infeksi Salmonella pada Telur dan Cara Mencegahnya

 

Cara Mencegah Kontaminasi Salmonella pada Telur 

Berikut beberapa pencegahan yang bisa Anda lakukan agar telur tidak terkontaminasi salmonella, yaitu:

  1. Pilih Telur Bersertifikat dan Terpercaya

Langkah pertama yang paling penting adalah memilih telur bersertifikat. Telur jenis ini berasal dari peternakan yang menerapkan standar kebersihan dan pengawasan kualitas yang ketat, sehingga risiko kontaminasi salmonella jauh lebih rendah.

  1. Simpan Telur dengan Suhu yang Tepat

Simpan telur di dalam lemari pendingin dengan suhu stabil. Hindari menyimpan telur ayam terlalu lama di suhu ruang karena kondisi ini memungkinkan bakteri berkembang lebih cepat.

  1. Jangan Mencuci Telur Sebelum Disimpan

Mencuci telur sebelum disimpan justru dapat membuka pori-pori cangkang dan memudahkan salmonella masuk ke dalam telur. Sebaiknya, cuci telur hanya saat akan digunakan dengan air mengalir bersih.

  1. Masak Telur Hingga Matang Sempurna

Pastikan telur dimasak hingga putih dan kuningnya benar-benar matang. Proses pemanasan yang sempurna efektif membunuh bakteri salmonella yang mungkin masih ada.

  1. Hindari Kontaminasi Silang

Pisahkan telur mentah dari bahan makanan lain, terutama makanan siap santap. Gunakan peralatan dapur yang berbeda untuk mengolah telur ayam mentah agar bakteri tidak menyebar.

Nah, itulah tips penting untuk memastikan telur ayam tetap aman dan terhindar dari salmonella. Dengan memahami penyebab, bahaya, dan cara pencegahannya, Anda bisa lebih bijak dalam memilih dan mengolah telur sehari-hari. 

Untuk keamanan maksimal, pastikan Anda selalu memilih telur bersertifikat dari produsen terpercaya. Yuk, percayakan kebutuhan telur berkualitas keluarga Anda pada Agrosari Farm, pilihan tepat untuk telur segar, aman, dan higienis setiap hari.