Protein Yolk dan Putih Telur

Mengungkap Protein Telur: Lebih Banyak di Putih atau Kuningnya?

  • Agrosari Farm

Masyarakat mengenal telur sebagai sumber protein hewani yang mudah ditemukan, praktis diolah, dan memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Namun, sebagian besar juga berpendapat adanya perbedaan nilai gizi dalam putih dan kuning telur. Lalu bagaimana kebenaran kandungan protein telur sebenarnya lebih banyak terdapat di putih atau kuningnya?

Komposisi Protein dalam Telur

Berdasarkan informasi Harvard Health menyebutkan bahwa kandungan protein telur berukuran besar yaitu 6 gram. Namun, apabila diamati putih telur mengambil bagian yang lebih besar dalam komposisi telur keseluruhan. Hal ini menjadikan putih telur umumnya menyumbang protein lebih banyak per butir, sedangkan kuning telur memiliki kandungan nutrisi yang lebih padat.

Telur secara keseluruhan memang mengandung protein kompleks dengan nutrisi lain seperti kolin, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, selenium, serta lemak. Pernyataan The Nutrition Source (2020) juga menguatkan tentang telur sebagai sumber makanan bernutrisi. Konsumsi satu butir telur per hari aman untuk masyarakat yang sehat.

 

Baca Juga: Benarkah Telur Dadar Sebabkan Kanker?

 

Protein Putih vs Kuning Telur

Apabila dihitung per satu butir, kandungan protein lebih banyak terdapat di putih telur. Hal ini sebab komposisi berat putih telur pada satu butir lebih mendominasi. Seperti yang diungkap Healthline bahwa putih telur ukuran besar mengandung 3,6 gram protein sedangkan kalorinya hanya 18kcal. Sebab itulah, banyak orang yang sedang menjalani pola makan tinggi protein dan rendah kalori memilih mengonsumsi lebih banyak putih telur.

Disisi lain, kuning telur memiliki nutrisi yang lebih kompleks. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kuning telur memang mengandung protein, kadar proteinnya secara keseluruhan biasanya lebih rendah daripada putih telur karena ukurannya yang lebih kecil di dalam telur. Dengan kata lain putih telur lebih rendah kalori dan memiliki kandungan protein yang lebih tinggi per butir telur. Kandungan nutrisi kuning telur lebih tinggi. Hal ini tidak berarti bahwa salah satunya lebih unggul dan yang lain harus dihindari. Masing-masing memiliki fungsi spesifik bagi tubuh.

(tabita-marcomm)