Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Prediksi Harga dan Pasokan Telur Menjelang Ibadah Puasa

  • Agrosari Farm

Produksi telur ayam di Indonesia hingga awal 2026 masih menunjukkan tren positif. Sentra peternakan layer di berbagai wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Lampung terus menjaga produksi secara optimal. Kondisi ini menjadi faktor utama yang menjaga keseimbangan antara supply dan demand di pasar.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam keterangannya menegaskan bahwa stok pangan strategis, termasuk telur, berada dalam kondisi aman menjelang Ramadhan. Ia menyebut produksi dalam negeri mencukupi dan distribusi terus dipantau untuk memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan telur dengan harga wajar.

Pernyataan tersebut memperkuat optimisme bahwa lonjakan permintaan saat Ramadhan masih dapat diimbangi oleh produksi nasional yang stabil.

 

Lonjakan Permintaan Jadi Faktor Musiman

Ramadan selalu identik dengan peningkatan konsumsi bahan pangan, termasuk telur ayam. Telur menjadi pilihan favorit karena praktis diolah, bergizi tinggi, dan cocok untuk berbagai menu sahur maupun berbuka.

Tak hanya rumah tangga, pelaku usaha kuliner, pedagang kue, dan UMKM makanan juga meningkatkan penggunaan telur. Kondisi ini secara alami mendorong pergerakan harga telur, terutama mendekati awal Ramadhan.

Namun, kenaikan ini merupakan pola musiman yang terjadi hampir setiap tahun dan bukan disebabkan oleh kekurangan pasokan.

 

Prediksi Harga Telur Menjelang Ramadhan 2026

Berdasarkan tren harga pangan nasional dan kondisi produksi saat ini, harga telur diperkirakan masih dalam rentang stabil menjelang Ramadhan 2026. Di tingkat peternak, harga diprediksi berada di kisaran Rp29.000 hingga Rp33.000 per kilogram.

Sementara itu, di tingkat konsumen, harga kemungkinan bergerak di kisaran Rp30.000 hingga Rp36.000 per kilogram, tergantung wilayah dan jalur distribusi. Jika terjadi peningkatan permintaan yang lebih tinggi, harga masih diperkirakan berada di bawah Rp38.000 per kilogram.

Kenaikan tipis ini dinilai masih wajar dan mencerminkan peningkatan konsumsi musiman. Dengan produksi yang tetap berjalan normal, potensi lonjakan harga ekstrem dapat dihindari.

 

Baca Juga: Mengapa Harga Telur Ayam Sangat Fluktuatif? Berikut Beberapa Faktornya

 

Pemerintah Pastikan Pasokan Tetap Aman

Pemerintah terus memantau pergerakan pasokan dan harga di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan di pasar.

Selain itu, produksi telur ayam yang tersebar di berbagai wilayah menjadi keunggulan tersendiri. Sistem produksi yang merata membantu menjaga kestabilan supply nasional.

Koordinasi antara peternak, pemerintah, dan pelaku distribusi juga menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan pasar. Dengan pengawasan yang ketat, potensi gangguan pasokan dapat diantisipasi sejak dini.

 

Produksi Stabil Jadi Kunci Ketahanan Pasokan

Keberhasilan menjaga stabilitas harga telur tidak lepas dari konsistensi produksi peternak lokal. Dengan manajemen pemeliharaan yang baik dan dukungan distribusi yang lancar, pasokan telur tetap tersedia dalam jumlah cukup.

Momentum Ramadhan justru menjadi peluang bagi sektor peternakan untuk meningkatkan penyerapan produksi. Selama supply terjaga dan distribusi berjalan optimal, harga akan tetap dalam kondisi terkendali.

Jadi, menjelang Ramadhan 2026, pasokan telur ayam nasional dipastikan aman. Produksi yang stabil dan pengawasan pemerintah menjadi faktor utama dalam menjaga keseimbangan pasar. Untuk memastikan kebutuhan telur tetap terpenuhi dengan kualitas terbaik dan pasokan terjamin, memilih distributor telur terpercaya seperti Agrosari Farm adalah langkah tepat bagi Anda yang membutuhkan suplai telur secara konsisten, aman, dan berkualitas selama Ramadhan.